Senin, 02 Desember 2013

Tri Matra Latihan Gultor “Counter Hijacking at the Sea” di Batam

Tri Matra Latihan Gultor “Counter Hijacking at the Sea” di Batam
TNI kembali menggelar Latihan Satuan Penanggulangan Teror tahun 2013 yang ke VIII bertemakan, "Counter Hijacking at the Sea", di perairan Batam Kepulauan Riau, Senin (2/12).
Dalam skenario latihan, dilaporkan bahwa ada kapal milik Indonesia dibajak oleh kelompok teroris di perairan Batam. Profesionalisme kekuatan Tri Matra (AD, AL, AU) serta didukung manuver dari pesawat yang melakukan penerjunan di laut maupun di kapal sasaran, Sea Reader bergerak cepat mendekati sasaran. Kemudian didukung gerakan Helikopter yang menerjunkan prajurit TNI ke sasaran, akhirnya teroris yang menguasai kapal dapat dilumpuhkan sekaligus menangkap gembong teroris dalam waktu singkat.
Latihan yang dilaksanakan dua tahap, yakni tahap pertama di Cilandak dan tahap kedua di Perairan Batam tersebut, bertujuan untuk mewujudkan kesiapan operasional Satgas Operasi Khusus TNI yang merupakan gabungan unsur-unsur Sat-81, Denjaka, dan Denbravo'90 beserta unsur pendukungnya dengan sasaran untuk meningkatkan kemampuan unsur Pimpinan dan Staf, tersusunnya rencana operasi khusus TNI, meningkatnya kemampuan interoperability dan meningkatnya kesiagaan operasional Pasukan Khusus TNI.
Latihan ini melibatkan sejumlah peralatan antara lain: 1 unit pesawat Hercules C-130, 2 unit Helly Bell TNI AL, 1 unit Cassa TNI AL, 1 unit KRI LPD, 4 unit Sea Reader, 6 unit Rubber duck, dan 10 unit PK SAR.
Setelah menyaksikan latihan, Panglima TNI secara resmi menutup latihan Satgultor TNI tahun 2013 dengan Upacara Militer di perairan Batam, tepatnya di atas geladak KRI Banda Aceh.  Menurut Panglima TNI, membaca prediksi tantangan nasional ke depan, TNI dituntut untuk terus memelihara dan meningkatkan kesiapsiagaan guna menghadapi berbagai trouble spot yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Untuk itu di akhir amanatnya Panglima TNI menyampaikan beberapa penekanan diantaranya adanya kesatukan visi dan misi Sat-81, Denjaka, dan Denbravo'90, dalam satu ikatan tugas TNI.
Hadir menyaksikan latihan tersebut antara lain Kasal Laksamana TNI Dr. Marsetio, Kasau Marsekal TNI I.B. Putu Dunia dan jajaran, SAF Singapura Brigjen Mark Tan Ming Yiak, Dansesko TNI Marsdya TNI Ismono W, para Asisten Panglima TNI, Kabais TNI Mayjen TNI Erwin Sapitri, Dankodiklat TNI Mayjen TNI Chaidier S. Sakti, serta Atase Pertahanan Negara Tetangga seperti: Atase Kamboja, Singapura, dan Thailand dan Pejabat lainnya.
 TNI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar