Jumat, 07 November 2014

Alutsista Ini Disiapkan untuk Banjir di Jakarta

Kendaraan tersebut bisa mengangkut sekitar 25-30 orang.

Alutsista TNI khusus banjir.
Alutsista TNI khusus banjir. (Rohimat/VIVAnews)
Pameran internasional produk-produk industri pertahanan, Indo Defence di JI expo Kemayoran, Jakarta Pusat menghadirkan berbagai alat utama sistem pertahanan (alutsista) baik dalam maupun luar negeri.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan  Ryamizard Ryacudu memperkenalkan kendaraan darat - air anti banjir hasil rakitan Dislitbang TNI Angkatan Darat.

"Itu bagus tuh. Harusnya ini dibanyakin persiapan banjir di Jakarta. Bagus ini buat di Jakarta," kata Ryamizard pada seorang anggota TNI AD berpangkat kapten di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 5 November 2014.

Menurut Ryamizard, kendaraan anti banjir itu harus diperbanyak karena saat ini mulai menghadapi musim penghujan dan beberapa wilayah di Indonesia ada yang kerap dilanda banjir termasuk di Ibu Kota Jakarta.

"Ini harus diperbanyak buat banjir," tutur purnawirawan jenderal bintang empat itu.

Alutsista TNI khusus banjir

Ditemui secara terpisah, Staf Dislitbang TNI AD, Kapten Infanteri Darmaji mengatakan, kendaraan ini merupakan bagian dari program pembangunan 2013 - 2014.

Dislitbang TNI AD lalu bekerja sama dengan beberapa perusahaan lokal seperti PT Tesko Maritim dan PT Graha untuk membangun kendaraan anti banjir ini. "Jadi sampai saat ini hanya ada satu karena tahapnya masih pembangunan, belum pengadaan," kata Darmaji.

Dia menjelaskan, kendaraan ini merupakan modifikasi sebuah truk Isuzu Colt Diesel. Kendaraan ini juga dilengkapi dengan dua mesin. Saat kendaraan berada di darat menggunakan mesin truk dan saat berada di air menggunakan mesin kapal sebagai pengganti mesin mobil.

"Ini sudah diuji coba dan berhasil. Kendaraan ini bisa mengangkut sekitar 25-30 orang sekali angkut," ujar dia.

Kendaraan itu dapat menembus banjir di Jakarta hingga ketinggian dua meter. Bahkan Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo langsung ingin membawa kendaraan itu dibawa ke Kodam untuk persiapan menghadapi banjir.

"Tadi Pangdam Jaya juga sudah minta, Januari nanti dibawa ke Kodam untuk antisipasi banjir," ucap Darmaji.

Vivanews.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar