Minggu, 06 September 2015

From Russia with $ 3 Billion Love

“Soft loans”  3 miliar dollar dari Rusia, Tampaknya Pemerintah dibantu KeMenhan  tidak akan menyia-yiakan kesempatan  ini. Tentu saja pinjaman lunak ini hanya untuk membeli alusista Rusia bukan negara lain. Seperti diketahui, banyak kebutuhan alusista yang diperlukan oleh TNI sebagai kebutuhan utama dan pengertian alusista yang telah menua, dan juga kebutuhan alat alat yang bisa digunakan untuk keperluan SAR, dan penanganan bencana.
Hal  ini berkaca dengan banyaknya kasus, baik kecelakaan  atau pun peristiwa alam yang menimbulkan korban jiwa. Sebut saja kecelaakaan Air Asia di laut Karimata. dimana kita sangat membutuhkan kapal besar  yang tahan gelombang laut untuk misi pencarian korban di laut.
Hal ini dibuktikan  oleh kemampuan KRI Banjarmasin dari jenis LPD yang mampu bertahan di laut . Lalu kebutuhan akan kapal amphipi laut untuk melakukan pendaratan di laut sangat dibutuhkan oleh pemerintah. alasan lain adalah  peristiwa rutin yang terjadi dalam musim panas di Indonesia adalah  kebakaran hutan di pulau Sumatera yang seakan menjadi rutinitas tahunan. Hal ini tentu saja membutuhkan suatu alusista yang bisa digunakan untuk militer dan  juga kepentingan SAR .
Atas dasar hal di atas, saya memprediksi dan menebak berdasarkan data dan fakta yang ada  jika benar pemerintah akan “mengambil” soft loans  tiga milyar  dollar dari Rusia, saya perkirakan ada beberapa  barang “mainan”  yang mungkin akan di beli oleh pemerintah.

A,Untuk Militer

1.  SU-35  Super Flanker harga $65-80juta per unit
 Ryamizard Ryacudu Menhan  pun menjelaskan, saat ini pihaknya telah memesan Sukhoi sebanyak 16 buah. 
“Sudah dianggarkan sebelumnya. Itu akan bertahap,Kita punya Sukhoi, kita beli. 
“Kita sekaligus pesan (pesawat untuk) satu skadron, 16 buah.namun  jika  tidak cukup  kita hanya beli beberapa unit saja dengan persenjataan penuh.
Tak hanya itu, kemampuan dan daya juang pesawat tempur Indonesia juga terus ditingkatkan. “Para pilot Sukhoi terus dikirim ke pangkalan udara Rusia di Krasnodar hampir setiap tahun.
2.S-300 PMU2 anti serangan udara  per unit Rp.9-15 milyar

Atase Pertahanan RI untuk Rusia, Kolonel (Pnb), Andi Kustoro, mengatakan TNI terus berupaya menyempurnakan alutsista-nya. Salah satunya dengan berupaya memodernisasi kemampuan peralatan tempur.
Menurut Andi, salah satu peralatan tempur yang sudah direncanakan adalah untuk menambah koleksi tank amfibi BMP3F, membeli simulator helikopter untuk Angkatan Darat, serta menjajaki pembelian S-300. 
 
3.tank marinir BMF 3F

4. Mi 35P Heli serang darat  anti tank 
B.Untuk keperluan SAR
 
1. Kamov KA 32A11BC untuk kebakaran hutan

2.Pesawat Amphibi BE-200  untuk SAR laut dan pemadam kebakaran  hutan

3 .Pesawat  untuk cargo dan SAR  IL-76MD-90A
Pesawat cargo strategis IL-76 MD-90A yang dapat membawa beban sampai 60 ton sejauh 4.000 km. Ia juga dapat berfungsi sebagai pengisi bahan bakar serta sebagai pemadam kebakaran. Pesawat ini, menurut para anggota delegasi cocok untuk keperluan Indonesia. hal ini ketika delegasi  indonesia  menghadiri  pameran pesawat udara Rusia.
Delegasi sempat juga menyaksikan presentasi kemampuan pesawat amfibi BE-200 yang sangat bermanfaat untuk pemadaman kebakaran. ”
Lalu  jika  ada pertanyaan  bagaimana dengan dollar yang sudah Rp.14.000. Tentu saja pasti  ada pengaruhnya. namun tidak begitu otomatis pembelian alusista menjadi gagal. Kenapa demikian ?.
1. Sesuai pernyataan pak Menhan  ada beberapa alusista yang sudah di bayar, dan tinggal kirim
2. Pengaruh dollar naik  hanya  akan mengurangi jumlah alat alusista yang dibeli, misal  tadi nya kita akan beli  16 unit sukhoi atau 1 skuadron, maka akibat dollar  naik kita akan  hanya membeli beberapa  unit  namun sudah dengan persenjataan penuh alias bukan kosongan.
3. Pihak Rusia sendiri bersedia jual beli dengan imbal balik mendapat proyek proyek di kalimantan dan  atau pembayaran dengan sumber daya alam yang d butuhkan Rusia,
4, Pihak Rusia bersedia menerima pembayaran dengan tidak mengunakan mata uang dollar artinya dengan mengunakan mata uang ke duaa negara atau dengan cara lain yang tidak merugikan.
5. Pak Menhan mengataakan kita mampu beli yang baru dan mahal pada saat sidak alusista, artinya dana untuk pembelian alusista sudah dianggarkan.
Kutipan Pak Menham ” Kita mampu bisa beli yang triliunan. Kenapa kita beli yang ratusan juta? Itu semua akan saya bantu semua. Kita sudah anggarkan,” lanjutnya.
Jadi  penawaran soft loans 3 miliar dollar dari  Rusia  sudah pasti akan dipergunakan oleh pemerintah  untuk menambah alusista TNI. Sekarang tingal menunggu pernyataan resmi pemerintah, apakah akan mengambil tawaran tersebut atau mengunakan anngaran yang sudah ada dalam tahun anggaran 2015-2019.
Ini semua hanya opini pribadi. Silahkan jika ada yang ingin menambahkan. Slam NKRI.
oleh : Telik Sandi/JKGR.

1 komentar:

  1. Saya sangat bersyukur kepada Ibu Fraanca Smith karena telah memberi saya
    pinjaman sebesar Rp900.000.000,00 saya telah berhutang selama
    bertahun-tahun sehingga saya mencari pinjaman dengan sejarah kredit nol dan
    saya telah ke banyak rumah keuangan untuk meminta bantuan namun semua
    menolak saya karena rasio hutang saya yang tinggi dan sejarah kredit rendah
    yang saya cari di internet dan tidak pernah menyerah saya membaca dan
    belajar tentang Franca Smith di salah satu blog saya menghubungi franca
    smith konsultan kredit via email:(francasmithloancompany@gmail.com) dengan
    keyakinan bahwa pinjaman saya diberikan pada awal tahun ini tahun dan
    harapan datang lagi, kemudian saya menyadari bahwa tidak semua perusahaan
    pinjaman di blog benar-benar palsu karena semua hautang finansial saya
    telah diselesaikan, sekarang saya memiliki nilai yang sangat besar dan
    usaha bisnis yang patut ditiru, saya tidak dapat mempertahankan ini untuk
    diri saya jadi saya harus memulai dengan membagikan kesaksian perubahan
    hidup ini yang dapat Anda hubungi Ibu franca Smith via email:(
    francasmithloancompany@gmail.com)

    BalasHapus