Jumat, 08 Mei 2015

Indonesia Tingkatkan Komitmen Pembangunan Jet Tempur KFX/IFX dengan Korea Selatan

image109-e1415207611752
Setelah up and down, program kerjasama pembangunan pesawat tempur KFX/IFX antara Indonesia dan Korea Selatan nampak kembali bergairah. Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pertahanan (Kemhan) mempunyai komitmen yang kuat dan sejauh ini kebijakan mengenai kerjasama program tersebut tidak berubah serta akan terus dilanjutkan.
Mengutip dari Kemhan.go.id (4/5/2015), Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Sekjen Kemhan RI) Letjen TNI Ediwan Prabowo saat menerima perwakilan dari Aircraft Program Departement Defense Acquisition Program Administration (DAPA) Korea Selatan, Baek Youn Hyeong, Kamis (30/4) di kantor Kemhan, Jakarta.
Sekjen Kemhan lebih lanjut mengatakan, program kerjasama pembangunan pesawat tempur KFX/IFX merupakan kerjasama yang sangat strategis antara Indonesia dan Korsel, dimana kedua negara memiliki hubungan baik yang panjang. Untuk itu, kedua negara perlu membangun suatu mekanisme dan sistem yang tidak hanya melalui Business to Business (B to B) tetapi juga Government to Government (G to G). Hal ini diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan dan kendala dihadapi bersama dalam program kerjasama ini. “Untuk mengatasi permasalahan yang timbul dalam implementasi kerjasama KFX/IFX, perlu adanya supervisi pemerintah dari kedua negara. Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kemhan telah memberikan arahan kepada pihak PT. Dirgantara Indonesia untuk melaksanakan program tersebut dengan baik”, ungkap Sekjen Kemhan.
ifx_1_by_n00bmodders-d5to4e6kfx_c103
Selain program kerjasama KFX/IFX, Indonesia dan Korsel juga melakukan kerjasama pembangunan kapal selam. Terkait kerjasama kapal selam ini, Sekjen Kemhan juga berharap kepada pihak DAPA Korsel untuk mengikuti secara seksama kerjasama pembangunan kapal selam yang dilakukan antara PT PAL dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).
Menanggapi hal diatas, perwakilan dari DAPA Korea Selatan, Baek Youn Hyeong mengungkapkan bahwa Pemerintah Korsel juga berharap kerjasama yang telah terjalin baik antara Indonesia dan Korsel dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan. Pemerintah Korsel juga memiliki komitmen yang sama terkait kerjasama KFX/IFX. “Korsel tidak hanya ingin menjual Alutsista saja, tetapi juga ingin bekerjasama dalam membangun kemampuan industri pertahanan di kedua negara” ungkapnya.
Diungkapkannya bahwa pihak DAPA Korsel saat ini sedang melakukan negosiasi dengan Korea Aerospace Industries untuk membicarakan berbagai permasalahan terkait dengan program kerjasama KFX/IFX. “DAPA Korsel juga telah melakukan pembicaraan dengan pihak PT. DI yang telah membuahkan hasil yang sangat bermanfaat bagi kelanjutan dan perkembangan program kerjasama KFX/IFX”, tambahnya.
Terkait dengan proyek IFX, pihak peserta tender pengadaan jet tempur pengganti F-5 E/F Tiger II TNI AU, yakni Eurofighter Typhoon yang juga merupakan divisi dari Airbus Group, menyatakan siap mendukung program pengembangan pesawat tempur KFX/IFX, khususnya dalam pengingkatan system assembly di fasiltas PT DI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar