Sabtu, 28 Februari 2015

CN-295 akan Dibuat di PT DI Bandung

 
CN 295M TNI AU
CN 295M TNI AU

Indonesia dan Spanyol terus mengembangkan kerja sama di bidang pembuatan pesawat. Pesawat taktis canggih CN 295 yang awalnya dibuat di Spanyol, ke depan akan dibuat di Bandung, Jawa Barat.
Pada program awal, pesawat ini dibuat sebanyak 9 unit yaitu 7 unit dibuat di Sevilla (Spanyol) dan 2 unit dibuat di Bandung oleh PT Dirgantara Indonesia melalui supervisi dari ahli-ahli Spanyol.
Untuk melengkapi kebutuhan satu skuadron, bakal kembali dibuat 7 unit pesawat jenis ini yang seluruhnya dibuat di Bandung. “Kontrak 7 pesawat belum ditandatangani. Tapi saya diberitahu keputusannya sudah dibuat,” kata Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Fransisco Jose; Viquiera Niel, saat berbincang dengan media, Kamis (27/2/2015) malam.
Sejak 1980-an, lanjut Viquiera, Indonesia telah melakukan kerja sama dengan Negeri Matador. Di bidang penerbangan, kedua negara membuat pesawat C-212 atau CN 212, antara Cassa dan Nurtanio (sekarang PT DI).
Kini, pesawat tersebut hanya dibuat di Indonesia, tepatnya di markas PT DI di Bandung. Pengembangan terus dilakukan hingga muncul pesawat-pesawat baru berjenis CN 235 dan yang terbaru adalah CN 295.
Program kerja sama membangun pesawat canggih CN 295 untuk keperluan pertahanan militer ini dim?ulai sekitar 7 tahun lalu. Disepakati 7 pesawat dibuat di Spanyol, sedangkan 2 pesawat dibuat di Bandung. “Dua pesawat terakhir sudah dirakit di Bandung, 2 dari 9 pesawat. Delapan sudah dikirimkan, sementara 1 lagi akan dikirimkan pada Oktober atau November,” paparnya.
Program tersebut berlanjut dengan membangun pesawat sebanyak 7 unit lagi. Viquiera menuturkan, dalam beberapa tahun lagi program ini telah selesai dan pesawat sudah bisa melengkapi skuadron (16 unit). “Begitu kontraknya ditandatangani, kita mulai membangunnya dan saya berasumsi beberapa tahun setelah kontrak ditandatangani, program ini akan selesai,” katanya. ?
Dia meyakini, pesawat baru ini jauh lebih canggih dari segi fitur, teknologi, hingga spesifikasi dibanding produksi terdahulunya. “Ini lebih canggih dari 212. Elektronik dan avianiknya. Sekarang pesawat militer punya update setiap 6 bulan sekali seperti halnya komputer. Karena bagian terpentingnya adalah software seperti komputer dan itu yang membuatnya berbeda,” jelasnya. (Detik.com).

Markas calon Kodam Papua Barat di Arfai Manokwari

 
KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (ANTARA FOTO/Joko Sulistyo)
KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (ANTARA FOTO/Joko Sulistyo)

Manokwari, Papua Barat (ANTARA News) – Markas calon Kodam Papua Barat digadang-gadang di Kelurahan Arfai Distrik (Kecamatan) Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari.
Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Rabu, mengatakan pembangunan Markas Kodam Provinsi Papua Barat akan dimulai pada awal Maret 2015.
“Berdasarkan hasil kajian, lokasi Markas Kompi C dan D Arfai Kodim 1703 Manokwari, akan dijadikan sebagai Markas Kodam Provinsi Papua Barat,” katanya.
Ia mengatakan, Markas Kompi C dan D Arfai Kodim 1703 Manokwari nantinya dipindahkan ke lokasi baru di Distrik Warmare Kabupaten Manokwari.
“Tanah lokasi pembangunan Markas Kodam di Arfai sudah memiliki sertifikat milik TNI Angkatan Darat sehingga tidak ada masalah atau kendala saat proses pembangunan nanti, “ujar dia.
Gubernur Provinsi Papua Barat, Abraham Atururi, juga mendukung pembangunan Markas Komando Daerah Militer Papua Barat di Arfai karena dekat dengan kantor-kantor Pemerintah Provinsi Papua Barat.
Ia mengatakan, anggaran pembangunan Markas Komando Daerah Militer Provinsi Papua Barat di Arfai sudah disiapkan oleh Pemerintah Pusat dan proses pembangunan dimulai maret diawasi oleh Kodam XVII Cenderawasih Papua. Nurmantyo berharap pembangunan Markas Komando Daerah Militer Provinsi Papua Barat tuntas pada 2016 sehingga masyarakat di Provinsi Papua Barat sudah memiliki panglima jenderal bintang dua.
Dia juga berharap agar masyarakat di Provinsi Papua Barat menerima kehadiran Kodam Papua Barat tidak berpikir yang negatif sebab kehadiran TNI di Papua Barat untuk menjaga dan melindungi masyarakat. (ANTARA News)

TNI Dukung Pemberantasan Illegal Mining

 
image
TNI akan mendukung sepenuhnya pemberantasan Illegal Mining yang dilakukan para spekulan dan telah merugikan pendapatan negara di sektor energi. Demikian ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko saat menerima paparan tentang eksploitasi tanpa ijin (Illegal Mining) di Blok Cepu oleh Direktur Hulu Pertamina Bapak Syamsu Alam dan Presiden Direktur Pertamina EP Adriansyah, bertempat di ruang rapat Paripurna Mabes TNI Cilangkap, Kamis (26/2/2015).
Dukungan ini sesuai dengan salah satu tugas TNI adalah menjaga kedaulatan, termasuk kedaulatan bidang energi. Dengan berkurangnya Illegal Mining, maka diharapkan pendapatan negara akan meningkat dan berujung pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
image
Panglima TNI juga mengatakan bahwa, kerja sama antara TNI dan Pertamina sudah berlangsung dengan baik, demikian juga dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) antara TNI dengan Pertamina yang bertujuan untuk dijadikan sebagai pedoman kedua belah pihak dalam mengimplementasikan rencana kerja sama tersebut.
Berdasarkan pengalaman, TNI pernah berhasil menangani kegiatan eksploitasi tanpa ijin (Illegal Mining) baik yang dilakukan di wilayah Plaju Sumatera Selatan maupun penambangan emas di wilayah Kepulauan Buru, semuanya dapat diselesaikan bersama dan diterima dengan baik.
Panglima TNI Jenderal Moeldoko
Panglima TNI Jenderal Moeldoko

Pertamina merupakan Obyek Vital Nasional yang perlu dilindungi keberadaannya, demikian juga dengan kedaulatan energi, bahkan TNI saat itu turut serta dalam melahirkan berdirinya Pertamina. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Selaku Penguasa Perang Pusat No. PRT/PM/017/1957 Tanggal 15 Oktober 1957, dari PT. TMSU (Tambang Minyak Sumatera Utara) dirubah menjadi PT PERMINA (Perusahaan Minyak Nasional).
Turut hadir dalam rapat tersebut, Kasum TNI Marsdya TNI Dede Rusamsi, S.E.,M.M., Irjen TNI Letjen TNI Syafril Mahyudin, Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, para Asisten Panglima TNI, Kabais TNI Mayjen TNI Moh. Erwin Syafitri, Kababinkum TNI Mayjen TNI S. Supriyatna, SH.,M.H., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya, para Asops Angkatan, Pangdam IV/Dip dan Pangdam V/Brw serta para Direksi Pertamina EP dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Authentikasi : Kapuspen TNI, Mayjen TNI M. Fuad Basya

Jumat, 27 Februari 2015

4 Perang Siber Lawan Australia dan Bali Nine

ilustrasi (ist)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, pemuda Indonesia juga bisa menyerang Australia melalui siber (cyber) atau komunikasi dunia maya, terkait ancaman Australia terhadap ekseskusi mati duo Bali Nine.
“Kemarin (beberapa waktu lalu) Australia menyerang kita (Indonesia) melalui siber. Tapi, pemuda kita juga bisa serang Australia melalui siber. Ingat, kemampuan kita juga tidak kalah,” kata Tedjo di Jayapura, Papua, Kamis, 26 Februari 2015.
Ia mengemukakan hal itu di hadapan seribuan pemuda Indonesia yang menghadiri Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia di Papua saat menjelaskan sikap pemerintah terhadap tanggapan sejumlah negara yang memiliki warga terpidana mati di Indonesia, seperti Australia dan Brazil.
Australia tampaknya terus berusaha membebaskan Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dua terpidana mati dalam jaringan Bali Nine. Mereka mengancam akan menarik duta besar dari Jakarta, memblokir pariwisata Bali hingga menyinggung soal bantuan bencana Tsunami Aceh.
“Australia juga mengait-ngaitkan bantuan bencana Tsunami Aceh dengan hukuman mati bandar narkoba, itu juga menyakitkan kita, sehingga jika mereka menyerang melalui siber maka kita juga bisa menyerang Australia melalui siber,” ujar Tedjo.
Sejauh ini sedikitnya terdapat empat fakta perang siber para peretas Indonesia dengan Australia.

1. Spionase Australia
Aksi spionase pemerintah Australia baru-baru ini diungkap oleh The Sidney Morning Herald. Media Australia itu mengabarkan bahwa sejumlah kedutaan besar Australia di wilayah Asia Tenggara terlibat kegiatan penyadapan yang dimotori dinas intelijen Amerika Serikat (NSA).

2. Serangan Anonymous Indonesia
Kelompok peretas bernama Anonymous Indonesia menggelar #OpAustralia, serangan ke ratusan situs Australia hingga tumbang sebagai tindakan balasan atas tuduhan spionase yang dilakukan Australia. Anonymous Indonesia melalui akun Twitter @anon_indonesia mengumumkan daftar ratusan situs Australia yang diklaim telah berhasil mereka bajak.
Kebanyakan situs yang menjadi korban peretasan adalah situs iklan dan bisnis kelas bawah yang tak terlalu populer di Australia dan diperkirakan dipilih secara acak.

3. Operation Australia
Anonymous Indonesia mengumandangkan serangan lanjutan yang diberi sandi perang #OpAustralia (Operation Australia). Serangan ini kabarnya dibantu oleh kubu Anonymous Australia, yang juga mengecam tindakan spionase.
Mereka pulalah yang kabarnya menggagas #OpAustralia dengan tujuan agar serangan siber yang dilakukan bisa lebih terfokus pada situs-situs pemerintahan Australia, bukan situs milik sipil yang tak bersalah.
Sasaran utama dari serangan peretas Indonesia difokuskan pada pengambilalihan situs Badan Intelijen Autralia yang beralamatkan di www.asio.gov.au dan situs tersebut pun sempat dibuat “down” untuk beberapa saat oleh Anonymous Indonesia.

4. Ancaman Anonymous Australia
Keadaan berubah. Anonymous Australia mengancam akan menyerang Indonesia dengan munculnya video berisi ancaman yang diunggah di YouTube belum lama ini. Dalam video itu Anonymous Australia mengumumkan perang siber dan mengancam akan mengobrak-ngabrik beberapa situs ternama Indonesia.
Beberapa yang menjadi sasaran adalah situs www.indonesia.go.id, www.kpk.go.id, www.garuda-indonesia.com, dan www.polri.go.id. (Tempo)

Buru Kapal Fu Yuan Yu 80, TNI AL Ngaku Kesulitan

Sertijab KASAL. ©handout Puspen TNI
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi menilai kapal Fu Yuan Yu 80 kerapkali mematikan radar automatic identification system (AIS). Sehingga TNI AL tak bisa mencari posisi tepat kapal tersebut.
“Sudah sampai informasinya dan saya sudah sampaikan ke Pangarmabar untuk mencari. Kadang-kadang mereka punya AIS dimatikan, sehingga kita harus mencari satu per satu kapal-kapal,” kata Ade usai latihan menembak di Mabes TNI AL, Jakarta, Jumat (27/2).
Menurut dia, tugas TNI AL tak hanya menangkap kapal illegal fishing, namun menegakkan kedaulatan laut. Akan tetapi, pihaknya sudah bekerjasama dengan Kementeri Kelautan dan Perikanan dalam menangkap kapal nelayan asing yang diatur dalam Undang-undang nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan.
“Kalaupun ada indikasi laporan-laporan ya harus kita periksa. Itu sebagai prosedur yang harus kita lakukan. Prinsip kita sebagai angkatan laut untuk menegakkan hukum jadi hukumnya yang ditegakkan,” ujarnya.
Selain itu, dia mengatakan, empat kapal Filipina sudah diselidiki untuk ditentukan sanksi yang pantas ditetapkan. Pihaknya belum bisa memastikan kapal Filipina tersebut untuk ditenggelamkan.
“Tinggal nanti keputusan pemerintah apakah ditenggelamkan. Kalau sudah inkrah di pengadilan itu bisa disita dengan cara dimusnahkan, atau ditenggelamkan atau dimanfaatkan, tinggal pilihan nanti,” imbuhnya.
Untuk diketahui, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti geram melihat ulah kapal Fu Yuan Yu 80 yang melakukan transhipment atau bongkar muat di perairan Indonesia. Padahal katanya izin pelayaran kapal Fu Yuan Yu 80 sudah habis sejak tahun 2013.
“Ternyata Fu Yuan Yu 80 masih berlayar di Utara Jakarta, saya berharap Kasal dan PSDKP AL bisa menangkap mereka hari ini,” kata Susi usai menghadiri sertijab pangarmabar di lapangan Komando Armada RI Kawasan Barat, Jakarta Pusat, Rabu (25/2). (Merdeka)

NAS 332 L1/L2 Super Puma: Helikopter “Air Force One” Republik Indonesia

Sampai saat ini beragam pesawat dengan tanda panggil Indonesia One, atau RI-001 terus melayani pemimpin Indonesia terbang ke berbagai belahan penjuru dunia. Namun dengan kondisi Indonesia yang berpulau-pulau dan bahkan beberapa tidak memiliki lanud, penggunaan pesawat terbang biasa tidak akan mencukupi. Untuk itu diperlukan helikopter kepresidenan dalam membantu mengemban tugas-tugas kenegaraan.
Saat ini, helikopter kepresidenan menggunakan NAS 332 Super Puma, jenis helikopter angkut sedang serbaguna. Tidak seperti pesawat kepresidenan yang baru saja mendapat model lebih baru, Super Puma sudah dipakai sejak era Soeharto. Tidak hanya presiden RI, Presiden Brazil dan Perancis pun menggunakan helikopter yang satu ini.
NAS 332 Super Puma adalah helikopter besutan Aérospatiale (sekarang Airbus Helicopters) dengan 4 bilah baling-baling, mesin ganda dan berukuran sedang. Heli yang terbang perdana pada tahun 1978 ini merupakan versi pembaharuan dari Aérospatiale SA 330 Puma. Super Puma terbukti sangat populer, tercatat pada periode Juli 1981 sampai April 1987 rata-rata 3 helikopter ini diproduksi untuk pemesan baik dari militer maupun sipil tiap harinya.
PT Dirgantara Indonesia (d/h PT IPTN) dengan lisensi Aerospatiale juga memproduksi SA 330 and AS 332 untuk konsumen dalam negeri. Helikopter Kepresidenan NAS 332 Super Puma pemeliharaannya berada di bawah naungan Sekretariat Negara, dengan operasional oleh Skadron Udara 45 yang bermarkasi di Halim Perdanakusumah sebagai operator utama. Skadron udara ini hanya khusus digunakan untuk Presiden maupun Wakil Presiden saat mengunjungi pelosok Indonesia dengan helikopter. Skadron 45 terbilang baru, karena baru diresmikan pada tahun 2011 lalu, sebelumnya helikopter Super Puma Kepresidenan menjadi etalase Skadron 17 VIP/VVIP.
TJsOdnWCsOdsc06624super-puma
Kesiapan helikopter kepresidenan jelas harus selalu dalam keadaan prima. Ada tiga helikopter bercat putih abu-abu ini, yakni dengan nomer registrasi H-3203, H-3205 dan H-3206. Ketiga helikopter untuk perawatannya dipercayakan kepada PT DI di Bandung. Dukungan perwakilan teknis juga disediakan PT DI untuk pekerjaan di luar Bandung, seperti jika pekerjaan perawatan dilakukan di Pangkalan Udara Utama TNI AU Halim Perdanakusuma (Skadron Udara 45) dan Pangkalan Udara Atang Senjaya, Bogor (Skadron Teknik 024).
NAS 332 Super Puma berbobot 4.627 kg dalam keadaan kosong, bobot lepas landas maksimum mencapai 8.600 kg. Dengan kru maksimal 2 orang ia bisa membawa sampai 18–24 orang penumpang tergantung pengaturan ruang kabin. Kecepatan maksimum helikopter adalah 278 KM/jam, ketinggian terbang sampai 7.200 m dan mesin yang ia gunakan 2× Turboméca Makila 1A1 motor turbin, 1.357 kW.
karpet-merah_20141216_085229in277632_presiden-joko-widodo-turun-dari-helikopter-kepresidenan-di-desa-majong-_663_382043984700_1418700316-jokowi029337300_1419233515-14-12-20-Jokowi_NTT___Ground_Breaking_Bendungan_Baru_NTT-3-s
Super Puma Kepresidenan Indonesia juga sudah dipasangi TCAS (Traffic/Collision Avoidance System) guna menjamin tingkat keselamatan RI-1. Perangkat lain yang dicangkok adalah peralatan peringatan tabrakan TCAD (Traffic/Collision Alerting Device) guna meningkatkan keselamatan penerbangan.
Ada dua varian Super Puma Kepresidenan yang dioperasikan Skadron 45, yakni NAS 332 L1 Super Puma dan NAS 332 L2 Super Puma. Varian L1 dibangun dari versi sipil dengan long fuselage dan dilengkapi airline interior. Sedangkan varian L2 juga dibangun dari versi sipil, ditambahi spheriflex rotor head dan EFIS (electronic flight instrument system). Sebagai helikopter kepresidenan, Super Puma dibuat dengan konfigurasi khusus, selain sentuhan pada interior, helikopter juga dilengkapi pintu tangga lipat, seperti pada pesawat jet eksekutif. Khusus varian L2, perawatannya dilakukan oleh ESEA (Eurocopter South East Asia) yang berkedudukan di Singapura dan dibawah supervise Skadron Teknik 024.

Dalam kondisi perang, Super Puma dapat dipasangi pod senapan, roket dan misil secara eksternal, serta peralatan untuk peran anti-kapal. Sebuah senapan juga dapat dipasang di pintu kabin untuk keamanan tambahan. 37 pasukan militer di seluruh dunia saat ini masih setia menggunakan Super Puma. Menjawab kebutuhan militer, Airbus Helicopter pun telah merilis varian militer Super Puma, yang diberi label EC725 Cougar, helikopter SAR Tempur battle proven ini pun dalam proses kedatangan untuk melengkapi kekuatan alutsista TNI AU. (Deni Adi)

Kamis, 26 Februari 2015

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (1) 
 Ilustrasi (dari film Enemy at The Gates)
Dengan mata nyalang yang tajam bak elang, para penembak jitu mengintai dari teropong senapan musuh, mengendap di semak-semak atau di atas gedung. Mereka dianggap pahlawan bagi negaranya. Buku Sniper Training, Technique and Weapon yang ditulis Peter Brookesmith tahun 2000 lalu, mencatat beberapa sniper hebat. Siapa saja mereka?

Di buku tersebut, ada nama sniper legendaris Indonesia, Tatang Koswara, di dalamnya. Dia menempati urutan ke-14, sebagai penembak jitu terhebat sepanjang masa.

detikcom akan menyajikan 14 nama sniper terhebat dalam dua artikel. Berikut 7 nama pertama dari 14 penembak jitu yang ada di buku Peter Brookesmith, seperti dikutip, Kamis (26/2/2015):

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (1) - 2 
 (Foto: warhistoryonline.com)
1. Simo HayhaSimo Hayha merupakan sniper legendaris asal Finlandia. Kiprahnya terjadi saat Winter War (1939-1940) kala pasukan Rusia menyerang Finlandia saat musim dingin.

Sekitar 542 prajurit Rusia terkonfirmasi berhasil ditembaknya. Saat beraksi, Simo tidak menggunakan teleskop yang tidak memantulkan cahaya dan hanya menggunakan pisir besi sehingga sulit ditemukan. Dia bisa menembak musuh dari jarak lebih dari 400 meter.

Nyaris semua countersniper Rusia tewas di tangannya. Namun tak pelak Simo kena tembak musuh pula yang menghantam rahang kiri dan menghancurkan pipinya. Dia sempat koma karena tembakan itu.

Karena tak ada saraf yang rusak, maka Simo akhirnya bisa pulih dan hidup normal kendati wajahnya berubah. Dia sempat mengungkapkan rahasia suksesnya menjadi sniper adalah selalu berlatih. Dia dinaikkan pangkatnya dari kopral menjadi letnan dua dan dinobatkan sebagai Pahlawan Finlandia. Hayha meninggal dalam usia 96 tahun pada 1 April 2002 lalu.

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (1) - 3 
 Ilustrasi (dari film Enemy at The Gates)
2. Erwin KoenigDari Wikipedia disebutkan bahwa Erwin Konig atau Heinz Thorvald adalah nama dari seorang sniper Wehrmacht handal yang terbunuh oleh sniper legendaris Tentara Merah Vasily Zaytsev selama berkecamuknya pertempuran Stalingrad tahun 1942-1943. Nama Konig disebut-sebut oleh Zaytsev dalam buku memoarnya, "Notes of a Sniper", juga dalam buku non-fiksi besutan William Craig yang terbit tahun 1973 berjudul "Enemy at the Gates: The Battle for Stalingrad".

Tapi nama ini mengemuka tatkala diperankan dengan bagus sekali oleh aktor Ed Harris dalam film "Enemy at the Gates" (2001), yang menggambarkan duel sniper antara Zaytsev dan Konig selama hari-hari terakhir Pertempuran Stalingrad.

Identitas Erwin Koenig ini sempat dipertanyakan, karena tak ada catatan selain bersumber dari memoar Zaytsev. Zaytsev mencatatkan mengetahui identitas Koenig setelah merampas dokumen dari jasad Koenig dan terungkaplah dia adalah kepala sekolah sniper di Berlin.

Sebaliknya, dari pihak Jerman, tak ada catatan dokumen yang menunjukkan bahwa nama Erwin Koenig pernah bertempur. Dalam buku yang dibuat Peter Brookesmith, Koening tercatat berhasil menembak 500 musuh.
Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (1) - 4 (Foto: warhistoryonline.com)
3. Nikolai Yakovlevich IlyinNikolai Yakolevich Ilyin adalah sniper Tentara Merah Rusia di Divisi 50th Guard Rifle yang juga berkiprah pada perang Stalingard pada 1942-1943. Dari warhistoryonline.com mengatakan bahwa sekitar 494 musuh berhasil ditembaknya, atau 496 musuh versi buku "Sniper Training, Techniques and Weapon" yang ditulis Peter Brookesmith. Nikolai gugur dalam medan tempur pada 4 Agustus 1943.

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (1) - 5 
 (Foto: rumantiki.ru)
4. Vasily Gregorievich ZaytsevVasily Zaytsev adalah sniper legendaris dari kesatuan Tentara Merah Rusia yang kiprahnya menjadi legendaris pada saat Perang Stalingard pada 1942-1943.

Zaytsev, menurut situs russiapedia.rt.com, berhasil menembak 300 tentara Nazi. Dalam kurun 10 November-17 Desember 1942 saja, ada 225 yang terkonfirmasi tewas, 11 di antaranya sniper.

Duel legendarisnya adalah dengan sniper SS Nazi Jerman, Erwin Koenig dalam Perang Stalingard. Zaytsev menulis memoar tentang duel dengan Koenig, yang tak ditemukan dalam dokumen dan catatan Jerman sehingga dipertanyakan eksistensinya. Duel itu akhirnya dimenangkan Zaytsev hingga difilmkan menjadi "Enemy of The Gates". Film "Enemy of The Gates" sendiri disutradarai Jean-Jacques Annaud, Zaytsev sendiri diperankan Jude Law, dan lawannya Erwin Koenig diperankan Ed Harris.

Pasca Perang Dunia II, akhirnya Zaytsev belajar lagi di universitas tekstil dan bekerja sebagai insinyur hingga menjadi direktur di pabrik tekstil. Dia meninggal pada 1991 dan dikubur di Kiev, padahal wasiatnya ingin dikubur di Stalingard. Wasiatnya terkabul saat perayaan 63 Tahun Perang Stalingard, jasadnya dikuburkan kembali dalam upacara militer di Mamayev Kurgan di Volgograd, nama teranyar Stalingard.

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (1) - 6 (Foto: Getty Image)
5. Lyudmila PavlichenkoSelama Perang Dunia I dan II, Rusia diketahui paling banyak menggembleng warganya nan cantik, cerdas, tapi punya naluri membunuh tinggi sebagai penembak jitu atau sniper. Penembak jitu perempuan yang paling legendaris adalah Lyudmila Pavlichenko. Dia lahir di Belaya Tserkov, wilayah Ukraina pada 12 Juli 1916. Mahasiswi jurusan Sejarah Universitas Kiev ini ikut terjun dalam perang Dunia II saat Jerman menyerang Russia.

Pavlichenko yang tomboy sebetulnya melamar untuk menjadi perawat di divisi Infanteri. Tapi di tengah jalan ia dipindahkan ke divisi sniper. Dia bergabung dengan 2000 perempuan lainnya yang akan dilatih menjadi sniper.

Prestasinya melumpuhkan lawan mengalahkan legendaris sniper Rusia Vasily Zaytsev. Pavlichenko telah membunuh 309 prajurit Jerman, termasuk 36 Sniper tentara jerman. Sementara Vasily Zaytsev cuma membunuh 148 tentara Nazi. Pavlichenko berpulang pada 10 Oktober 1974  dalam usia 58 tahun.

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (1) - 7 (foto: suite.lo)
6. Adelbert Waldron IIINama Adelbert Waldron III moncer saat Perang Vietnam. Bert, demikian panggilannya, bergabung dengan AL AS pada 1953. Selulusnya dari sekolah sniper Army Marksmanship Unit (AMU) tahun 1968, Bert lantas bekerja sebagai personel AL AS di Sungai Mekong.

Hingga akhir tugasnya pada pertengahan 1969, Berts yang saat itu berusia 36 tahun berhasil menembak musuh sebanyak 109 orang, jumlah tertinggi di antara tentara AS saat perang Vietnam, demikian dikutip dari snipercentral.com.

Kiprah legendarisnya adalah saat dia dan rekan-rekannya menaiki Tango Boat di Sungai Mekong, saat itu ada sniper Vietkong yang menembak sisi dinding kapal. Setelah merunduk, Bert kemudian mencari penembak jitu itu dan menemukannya di atas pohon yang jaraknya 900 meter dari kapal. Segera saja Bert menembak jatuh Vietkong itu itu dan membuat teman-temannya terkesima.

Pasca perang Vietnam, Bert mengajar di sekolah menembak US Army Marksmanship Unit (AMU) sebelum meninggalkan dinas ketentaraan tahun 1970. Dia lantas meninggal pada 18 Oktober 1995 di California dalam usia 62 tahun.

Atas jasanya dia dianugerahi beberapa penghargaan termasuk dari Presiden AS. Semasa hidup, dia menolak segala permintaan wawancara, dengan alasan sederhana, dia tak mau kemasyhuran atas apa yang dilakukannya.

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (1) - 8
7. Charles B Mawhinney
Charles Mawhinney juga sniper yang berkiprah di Perang Vietnam berasal dari satuan US Marine Corps (USMC). Chuck, panggilan Charles B Mawhinney, bergabung di USMC tahun 1967 setelah lulus SMA pada usia 18 tahun, kemudian mengikuti sekolah sniper Scout Sniper School di Camp Pendleton hingga lulus pada April 1968. Setelah itu, Chuck langsung dikirim ke Perang Vietnam.

Selama 13 bulan bertugas di Vietnam, menurut situs chuckmawhinney.com, Chuck terkonfirmasi menembak 103 tentara Vietkong. Dia akhirnya pensiun dari USMC tahun 1970, kemudian kembali ke Lakeview, Oregon dan menikah serta bekerja pada US Forest Service hingga pensiun pada akhir 1990.

Chuck selama ini diam-diam saja tentang karir snipernya, bahkan istrinya tak mengetahui kiprahnya. Chuck juga tak mengetahui bahwa rekornya dibanding-bandingkan dengan rekan sejawatnya Carlos Hatchcock, yang terkonfirmasi membunuh 93 musuh.

Kiprahnya mulai terkuak saat buku "Dear Mom: A Sniper's in Vietnam" terbit yang ditulis bekas sniper Marinir AS, Joseph Ward. Ward dalam bukunya menulis jumlah tembakan yang terkonfirmasi Chuck adalah 101. Fakta ini kontroversial saat itu di mana saat itu yang dipercaya memegang rekor adalah sniper Carlos Hatchcock.

Namun setelah militer AS meneliti, diputuskan bahwa Chuck menempati urutan kedua, di bawah sniper AS Adelbert Waldron, dengan 103 musuh yang tertembak.

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (2-Habis) - 2 (Foto: modernamericanheroes)
8. Carlos N HatchcockBakal Carlos N Hatchcock sebagai penembak jitu sudah terendus saat berlatih di pusat pendidikan US Marine Corps (USMC), tempat di mana dia bergabung sejak berusia 17 tahun. Dia beberapa kali memenangi kejuaran elite menembak di kalangan USMC.

Saat Carlos ditempatkan di Vietnam tahun 1966, dia ditempatkan di wilayah yang paling berbahaya, Bukit 55. Tugasnya pun khusus, yakni melumpuhkan petinggi Vietkong, Pasukan Vietnam Utara plus sniper lawan.

Carlos berhasil menuntaskan 2 tugas besar, yakni menghabisi interogator Prancis di Pasukan Vietkong yang suka menyiksa para pilot AS dan membunuh Jenderal Vietnam Utara. Dia juga sempat berduel dengan sniper Vietkong tangguh yang membunuh sejumlah marinir AS.

Selama menjadi sniper, Carlos berhasil membunuh 93 tentara Vietkong. Atas jasanya, dia mendapatkan bintang jasa Silver Star dari Pemerintah AS.

Namun luka yang didapatnya saat Perang Vietnam akhirnya berkembang menjadi penyakit Multiple Sclerosis yang menyebabkan kelumpuhan. Akhirnya setelah beberapa lama melawan penyakitnya, Carlos meninggal pada 23 Februari 1999 dalam usia 57 tahun.

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (2-Habis) - 3 Ilustrasi (Foto: snipercentral.com)
9. Thomas R LeonnardThomas R Leonard adalah sniper dari US Marine Corps (USMC) yang juga terjun dalam perang Vietnam. Dalam situs snipercentral.com, disebutkan Thomas berhasil menembak 74 musuh.

Sedangkan dalam buku "Sniper Training, Technique and Weapon" yang ditulis Peter Brookesmith tahun 2000, disebutkan berhasil menembak 94 musuh.

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (2-Habis) - 4

11. George Filyaw
Lagi-lagi dari satuan US Marine Corps (USMC) yang berlaga di Perang Vietnam, adalah George Filyaw. Dalam situs snipercentral.com, dia terkonfirmasi menewaskan 56 musuh dan 20 orang lain yang belum terkonfirmasi.

Data 56 musuh yang ditembak Filyaw ini sama dengan data di buku "Sniper Training, Technique and Weapon" yang ditulis Peter Brookesmith tahun 2000.

Foto di atas adalah foto saat Filyaw di lapang pada 26 Mei 1967.

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (2-Habis) - 5
Ilustrasi (Wikipedia) 

12. Philip G Moran
Philip G Moran juga adalah penembak jitu di Perang Vietnam dari kesatuan AD AS. Jumlah tembakan Philip yang berhasil mengenai musuh menurut snipercentral.com adalah 53 tembakan, sama dengan yang disebutkan di buku "Sniper Training, Technique and Weapon" yang ditulis Peter Brookesmith tahun 2000.

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (2-Habis) - 6 
(Foto: repro dokumen pribadi) 
 Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (2-Habis) - 1
 Tatang Koswara (kiri) di helikopter (Foto: repro dok pribadi)

13. Tatang Koswara
Indonesia juga punya seorang sniper, namanya Tatang Koswara. Kini pria asal Bandung itu berusia 68 tahun, namun dia tetap bugar. Ingatannya pun masih kuat.

Saat majalah detik menemui Tatang, dengan penuh ekspresi kakek tujuh cucu itu mengisahkan pengalamannya bertempur di Timor Timur pada 1977-1978. Remexio, Lautem, Viqueque, Aileu, Becilau, dan Bobonaro adalah daerah operasinya di bawah komando Letnan Kolonel Edi Sudrajat.

"Saya waktu itu menjadi pengawal Pak Edi, sekaligus ditugasi sebagai sniper," kata Tatang saat ditemui majalahdetik di kediamannya di lingkungan Kompleks TNI Angkatan Laut, Cibaduyut-Bandung, Selasa (3/2).

Meski di tanah air tak banyak yang mengenalnya, di dunia militer internasional justru mengakui reputasi Tatang sebagai sniper. Dalam buku 'Sniper Training, Techniques and Weapons' karya Peter Brokersmith yang terbit pada 2000, nama Tatang berada di urutan ke-13 sniper hebat dunia. Di situ disebutkan bila Tatang dalam tugasnya berhasil melumpuhkan sebanyak 41 target orang-orang Fretilin.

"Itu sebetulnya cuma dalam satu misi operasi. Saya pernah tiga kali menjalankan misi, termasuk seorang diri," ujar Tatang yang memiliki sandi S-3 alias 'Siluman 3'.

Kata siluman dimaksudkan karena misi yang diembannya bersifat sangat rahasia. Sementara angka tiga merujuk ranking yang didapatnya saat mengikuti pendidikan sniper dari Kapten Conway anggota Green Barets Amerika Serikat pada 1973.

Tatang Koswara dan 14 Sniper Terhebat Dunia (2-Habis) - 7 
(Foto: via buku Crosshair Kill Zone) 

14. Thomas D Ferran
Thomas Ferran adalah penembak jitu dari kesatuan US Marince Corps (USMC). Tembakan tepatnya terhitung mengenai 41 musuh saat perang Vietnam.

Thomas dilatih oleh sniper kawakan Carlos Hatchcock, untuk menembak musuh dari jarak jauh, 1.200 meter. Namun saat diterjunkan di Chu Lai, Vietnam, dia melihat musuh dalam jarak 1.300 meter. Bersama rekannya, akhirnya tentara Vietkong itu bisa ditembak mati dalam tembakan yang kedua. 

Thomas pernah menuliskan bahwa sniper ini dilimpahkan tugas ketuhanan palsu yang bisa menentukan nasib seseorang. "Kau melihat melalui teropongmu, dan Anda melihat seperti apa manusia itu. Anda menyadari mereka manusia. Anda memegang kendali penuh untuk mengakhiri hidup mereka," jelas Thomas seperti dikutip dalam Telegraph, edisi 11 April 2004.

Detiknews.